Nutrisi Untuk Otak Anak

Nutrisi Untuk Otak Anak

 

Siapa yang tak ingin buah hatinya tumbuh jadi anak yang hebat? Tentu selain stimulasi tepat untuk mewujudkannya, asupan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi juga menunjang pertumbuhan dan perkembangan otak si Kecil.

Otak yang sehat akan berdampak pada kemampuan anak belajar dan menjalani aktivitasnya sehari-hari. Termasuk, berguna juga untuk investasinya di masa mendatang.

Pertumbuhan otak anak dipengaruhi oleh nutrisi yang ia makan. Tapi tahukah Anda nutrisi apa sajakah yang membantu proses pertumbuhan otak anak?

 

1. Lutein and Zeaxanthin

 

Kedua nutrisi ini adalah karotenoid (pigmen tumbuhan yang bersifat antioksidan kuat). Gunanya untuk mendukung memori, meningkatkan kecepatan proses kerja otak hingga kinerja akademisnya.

Bahkan, nutrisi ini juga dipercaya mampu meningkatkan kecepatan pemrosesan visual bagi dewasa muda. Anda bisa menemukan kandungan ini pada sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kangkung. Selain itu, nutrisi itu terdapat pada telur, jagung, kiwi, anggur dan jeruk.

2. Protein

 

Protein memiliki fungsi untuk membangun dan memelihara sel-sel dan jaringan tubuh. Asam amino yang terkandung dalan protein beperan dalam pembentukan sel – sel neuron baru serta pembentukan dan perbaikan selubung mieling, yang akan memperlancar proses penyerapan dan pengolahan pesan dalam otak. Contoh makanan, ikan air tawar seperti ikan salem, herring, makarel dan sarden.

 

 

3. Vitamin C dan B1

 

Fungsi vitamin adalah untuk membentuk enzim dalam proses metabolisme tubuh. Enzim ini berperan untuk mengatur reaksi – reaksi biokimia dalam otak bayi dan balita yang tumbuh dan berkembang pesat. Vitamin C memiliki khasiat sebagai antioksidan untuk melindungi sel-sel saraf otak. Sedangkan vitamin B1, berfungsi untuk mempertahankan  stamina otak dan sel saraf. Contoh makanan, jeruk dan tomat.

 

4. Lemak

 

Hampir 60% lemak pada sistem syaraf diotak adalah asam lemak tak jenuh ganda yakni Omega 3 dan 6. Keduanya merupakan asam lemak esensial bagi tubuh dan kemudian diubah menjadi AA dan DHA sehingga berpengaruh pada ketajaman penglihatan dan tingkat kecerdasan bayi. Contoh makanan, telur, susu organik dan keju.

5. Zat besi

 

Zat memiliki peran sebagai pembawa oksigen untuk proses metabolisme otak. Poses ini mendukung kemampuan anak untuk berkonsentrasi dan berprestasi dalam belajar. Contoh makanan, kedelai dan hati ayam.

 

6. Kolin

 

Kolin memegang peran penting sebagai komposisi utama membran sel normal serta menjaga keutuhan membran sel dalam proses-proses biologi, seperti rangsangan informasi, komunikasi intrasel dan bioenergi. Intinya, makanan yang mengandung kolin membantu memperkuat ingatan pada otak. Contoh makanan, telur dan gandum.

 

Kini Hadir Produk S Lutena Nutrisi Untuk Otak Anak yang memiliki kandungan nutrisi otak di atas yang sangat bermanfaat untuk kesehatan otak dan tubuh. 

 

 

S Lutena Pertama dan satu-satunya nutrisi dan vitamin otak di Indonesia yang memiliki segudang manfaat bukan hanya untuk otak tetapi untuk seluruh organ tubuh.

Langsung hubungi admin CS kami Via TELP / SMS / WA untuk informasi lebih lanjut !!!

You may also like...

%d bloggers like this: